Home / Sejarah / Akhbar Dammaj (today)

Akhbar Dammaj (today)

Upaya gencatan senjata antara Salafiyyin dan Houtsiyyin di wilayah Dammaj gagal total. Pihak Houtsi memulai lagi gempuran mereka dengan berbagai senjata berat untuk menguasai Jabal Barraqah yang langsung menghadap ke Dammaj, yang masih dikuasai oleh Salafiyyin. Sejak sekitar dua bulan lalu, pihak Houtsi telah berupaya menduduki Jabal tsb.

Seorang juru bicara Salafi di Dammaj menyebutkan, bahwa lebih dari 6 orang gugur dan 15 orang luka2 dalam pertempuran yg berlangsung sejak terbit fajar hingga jam 12 siang hari ini. Perang sengit kembali berkobar antara Salafiyyin dengan Houtsiyyin di Dammaj sejak jam 3 dini hari Rabu kemarin. Ia menyebutkan bahwa banyak korban tewas dan terluka yang belum diketahui jumlahnya, karena perang masih berkecamuk. Rencananya, jumlah korban bisa diketahui hari Rabu pagi.

Beberapa koresponden lokal menyebutkan bahwa lebih dari 30 orang Houtsi yang jatuh sebagai korban tewas maupun luka-luka sampai sekarang, akibat perang sengit di sekitar Jabal Barraqah antara kedua belah pihak.

Abu Isma’il menambahkan bahwa pihak Houtsiyyin mulai bergerak maju dan menguasai beberapa sisi dari Jabal Barraqah. Menurutnya, mereka sengaja memanfaatkan kesempatan gencatan senjata untuk semakin melangkah maju. Akan tetapi mereka belum berhasil menguasai satu lokasi pun selama perang sengit ini.

Ia menyebutkan bahwa pihak Houtsi sedang melakukan mobilisasi kekuatan secara besar-besaran untuk menguasai Jabal Barraqah.

Terkait upaya para penengah yang dikepalai oleh gubernur Sha’dah dan sejumlah tokoh masyarakat untuk meredakan konflik Dammaj, juru bicara Salafi mengatakan bahwa panitia penengah telah mengusulkan -sebelum Dammaj digempur kembali- agar Jabal Barraqah diserahkan kepada salah satu batalyon militer pemerintah, dan agar jalur Khaniq yang selama ini diblokade Houtsi juga diserahkan kepada pihak keamanan pusat. Panitia juga mengusulkan agar pihak Houtsi meninggalkan Dammaj secara total, kecuali orang-orang yg telah menjadi warga Dammaj. Akan tetapi semua usulan yg disetujui pihak Salafiyyin tadi tidak ditanggapi oleh Houtsiyyin. Mereka tidak menerima dan tidak pula menolak. Ini semua terjadi sebelum mereka menggempur kembali dengan berbagai senjata.

Sumber: http://marebpress.net/news_details.php?sid=38458

About Dr. Sufyan Baswedan,MA

Dr. Sufyan Baswedan,MA
Beliau bernama Sofyan Shidiq bin Fuad Baswaedan, kunyah beliau Abu Hudzaifah Al Atsary. Pendidikan beliau : SMA Negeri 3 Surakarta S1 Universitas Islam Madinah, KSA S2 Universitas Islam Madinah, KSA S3 Universitas Islam Madinah, KSA

Baca Juga

Laporan Khusus dari Dammaj (kemarin)

Laporan Masuknya Bantuan Palang Merah Internasional بسم الله الرحمن الرحيم الحمدلله رب العالمين والصلاة والسلام …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *