Penanya (Adi Abu Hasan): Bismillah, izin bertanya, Ustaz. Qadarullah, di keluarga kami ada yang murtad dan sangat melukai hati orang tua dan kami sekeluarga. Orang tua dan saudara-saudara sudah berusaha mengajak kembali ke agama tauhid hingga qadarullah kedua orang tua kami meninggal. Apakah kedua orang tua kami dan saudara-saudaranya itu mendapatkan dosa saudara kami yang murtad itu?

Ustadz: Kalau perbuatan murtadnya saudara penanya ini ya —naudzubillah min dzalik— itu tidak karena didukung, dibantu, atau karena kesalahan dari salah satu saudaranya atau orang tuanya, maka tidak ada dosa di situ.

????? ?????? ????????? ??????? ????????

Tapi, ketika itu ada kesalahan yang dilakukan oleh salah satu dari kerabatnya dia, maka hendaknya orang ini beristighfar. Dia istighfar, dia taubat, dan dia perbaiki kesalahannya. Misal, ada saudaranya yang tadinya muslim, kemudian diberi informasi-informasi yang tidak baik tentang... ya, pasti Islam itu baik ya sebetulnya. Cuman kadang ada orang yang salah paham atau dia justru memberikan informasi yang menyimpang, sehingga akhirnya orangnya enggak suka dengan Islam, akhirnya murtad gara-gara diberi informasi-informasi yang menyimpang ini. Nah, ini berarti kesalahan kan? Maka yang, yang menyebarkan syubhat menanggung dosanya. Allahu akbar. Dosa besar dia.